Teman Setongkrongan... — Gara-gara Despacito Digilir
Teman Setongkrongan... — Gara-gara Despacito Digilir

Teman Setongkrongan... — Gara-gara Despacito Digilir
Hingga artikel ini ditulis, salah satu anggota tongkrongan masih berkonsultasi dengan guru les bahasa Spanyol hanya untuk balas dendam di acara nongkrong berikutnya. Karena di tongkrongan, urusan gigi bukan main-main. Gigi maksudnya... gengsi dan iri. Eh, tapi yang jelas: Jangan paksakan Despacito jika hati sedang tidak despacito.
Tragedi ini menyoroti fenomena toxic circle di mana tekanan kelompok ( peer pressure ) dan pengaruh zat terlarang mampu mengubah individu menjadi predator. Lagu "Despacito" yang secara harfiah mengajak untuk menikmati waktu dengan perlahan, justru menjadi latar kontras bagi kekerasan yang dilakukan dengan brutal dan tanpa nurani. Trauma yang Tak Kunjung Usai Gara-gara Despacito Digilir Teman Setongkrongan...
Tongkrongan yang sehat seharusnya menjadi tempat untuk bertumbuh dan saling mendukung, bukan tempat yang membahayakan masa depan. Red Flags: Hingga artikel ini ditulis, salah satu anggota tongkrongan